| Nama | Status | Masuk | Keluar |
|---|---|---|---|
| Menunggu poll SNMP. | |||
| Slot | Tipe | CPU | Status |
|---|---|---|---|
| Belum ada data. | |||
| Nama | Alamat | Koneksi | Mode | Monitoring | ONU online | Poll terakhir | Aksi | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| dipilih | SNMP | |||||||
| Belum ada OLT. Klik Tambah OLT. | ||||||||
Monitoring hanya membaca: CLI show card, show processor, show gpon onu state, dan SNMP (sysUpTime, IF-MIB). Provisioning hanya dikirim ke OLT yang diset Live, dan hanya jika server berjalan dengan DRY_RUN=0. Hapus di sini hanya menghapus OLT dari panel, tidak mengubah perangkat.
| Port | SN | Terlihat | Model | Rekomendasi | |
|---|---|---|---|---|---|
| belum ada acuan, pilih manual | |||||
| Belum ada ONU baru. Klik Scan di toolbar. | |||||
Belum ada. VLAN harus sudah ada di daftar VLAN dan di-tag di uplink.
Format: port,sn,type,name,pppoe_user,pppoe_pass,vlan_ppp,vlan_hs,vlan_tambahan. VLAN boleh kosong untuk memakai default. Kolom terakhir opsional: vlan@lan (untag di port LAN itu), pisahkan dengan titik koma. Semua baris divalidasi dulu; kalau satu gagal, tidak ada yang diantrikan.
| ONU | Nama | SN | Tipe | VLAN | PPPoE | Status | Rx ONU | Rx OLT | Tidak aktif | Sumber | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| ONU | Nama | SN | Waktu | Alasan | |
|---|---|---|---|---|---|
| VLAN | Peran | Nama di OLT | Uplink | ONU | Keterangan | ||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| belum di uplink | 0 | toast('Keterangan VLAN ' + v.vlan + ' tersimpan'))" placeholder="keterangan"> |
| Nama | Parameter | Dipakai default |
|---|---|---|
| default | ||
| Tidak ada profil di running-config (sync dulu). | ||
| Nama | C-VLAN |
|---|---|
Dibuat otomatis saat provisioning bila belum ada, dengan pola nama di Pengaturan.
| Nama | Di OLT | Port di OLT (onu-type-if) | Dual band | Offset SSID 5G | Port LAN ke WAN PPPoE | Template default | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| terdaftar | Belum diatur di panel. | ||||||
Offset 4 berarti SSID 5G ada di wifi_0/5 sampai wifi_0/8. Port LAN yang dipakai VLAN tambahan sebaiknya tidak ikut di-bind ke WAN PPPoE.
| Tipe OLT | Model di lapangan | Firmware | ONU | LAN | POTS | SSID | Template OMCI | Di OLT | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Nama | Jenis | Keterangan | Default untuk tipe ONU |
|---|---|---|---|
| Nama (sama dengan onu-type di OLT) | Dual band | Offset SSID 5G | ethuni | |
|---|---|---|---|---|
Offset 4 berarti SSID 5G ada di wifi_0/5 sampai wifi_0/8.
| # | Status | Jenis | Judul | Diperbarui |
|---|---|---|---|---|
| Belum ada job untuk OLT ini. | ||||
Backup yang lebih lama otomatis dihapus, kecuali backup terakhir tiap OLT. Kalau OLT tidak terjangkau, dicoba lagi tiap jam sampai berhasil hari itu.
| Waktu | Sumber | Ukuran | Aksi |
|---|---|---|---|
| Belum ada snapshot. Klik Backup sekarang. | |||
Tempel output show running-config. Panel membaca ONU, VLAN, uplink, dan profile yang sudah ada agar provisioning tidak bentrok.
Daftar OLT dan kredensialnya diatur di Perangkat OLT. DRY_RUN global diatur lewat environment server.
| ONU | Nama | SN | PPPoE |
|---|---|---|---|
Menambah VLAN di sini hanya mencatat di panel. Kalau VLAN belum ada di OLT, pilih lalu klik Tag VLAN terpilih untuk membuat dan men-tag-nya di uplink.
Baris lain (gemport, service, wifi, tr069) diedit di tab Raw config. Form dan raw selalu sinkron.